Memutuskan untuk melangkah ke program IVF (In Vitro Fertilization) atau bayi tabung adalah sebuah keputusan besar bagi para “Pejuang Garis Dua”. Rasanya pasti campur aduk ya, Bunda? Ada harapan yang membuncah, tapi tak bisa dipungkiri, ada juga energi dan emosi yang terkuras layaknya menaiki rollercoaster.
Di fase krusial ini, wajar banget kalau Bunda jadi lebih mindful dan perfeksionis. Mulai dari manajemen stres, pola tidur, hingga yang paling esensial: nutrisi harian.
Banyak dokter fertilitas menyarankan untuk mulai melakukan “detoks” atau clean eating beberapa bulan sebelum stimulasi dimulai. Tujuannya simpel tapi bermakna: menyiapkan “rumah” (rahim) senyaman mungkin bagi calon janin.
Di sinilah OMA Chicken Bone Broth hadir. Bukan sekadar makanan, tapi sebagai support system nutrisi yang menemani Bunda setiap hari.
Bukan Cuma Mitos, Ini Kata Sains Modern
Sering dengar saran untuk rajin minum kaldu tulang saat promil? Ternyata, ini bukan sekadar nasehat orang tua dulu lho, Bun. Ada alasan ilmiah kenapa bone broth jadi menu wajib persiapan IVF:
1. “Bodyguard” untuk Sel Telur
Tubuh kita butuh perlindungan ekstra agar kualitas sel telur tetap prima. Riset dalam jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity menyoroti peran Glycine, asam amino yang kaya dalam bone broth. Glycine membantu tubuh memproduksi antioksidan alami. Anggap saja ini tameng yang melindungi sel-sel reproduksi Bunda dari stres oksidatif.
2. Menciptakan Suasana Tubuh yang “Tenang”
Kunci sukses IVF sering dikaitkan dengan tubuh yang rendah inflamasi (peradangan). Studi di jurnal Nutrients (2022) mengonfirmasi bahwa diet anti-inflamasi berhubungan positif dengan keberhasilan program hamil. Bone broth murni yang hangat bekerja menenangkan tubuh, sejalan dengan prinsip diet ini.
3. Penyelamat di Fase ‘Bloating’ (Pasca Petik Telur)
Fase setelah Ovum Pick Up (OPU) sering kali bikin perut terasa begah atau kembung yang tidak nyaman. Di momen ini, minum air putih saja kadang bikin mual ya, Bunda. Bone broth yang kaya elektrolit alami bisa jadi game changer. Ia membantu mengembalikan keseimbangan cairan tubuh dan mencegah retensi air berlebih, bikin masa pemulihan Bunda jadi lebih nyaman.
Peace of Mind: Murni & Bebas Residu Kimia
Saat sedang menjalani protokol suntik hormon, hal terakhir yang tubuh Bunda butuhkan adalah tambahan hormon sintetis dari makanan, bukan?
Faktanya, sebuah studi di JAMA Internal Medicine pernah mengingatkan adanya hubungan antara makanan tinggi residu pestisida dengan penurunan peluang sukses IVF. Makanya, memilih bahan organik itu krusial banget.
Di OMA, kami sangat concern soal ini. Ayam kampung yang kami gunakan berasal dari peternakan organik milik sendiri. Tanpa suntikan hormon. Tanpa antibiotik. Murni nutrisi bersih, supaya Bunda bisa menjalani protokol dokter dengan hati yang lebih tenang.

Travel Hack: Solusi Makanan Bersih untuk IVF di Luar Negeri
Buat Bunda yang berencana menjalani IVF di luar negeri (seperti Penang, KL, atau Singapura), urusan makanan sering jadi PR tersendiri. Susah cari masakan rumahan yang bersih, takut MSG, atau sekadar lidah yang kurang cocok dengan makanan lokal.
Don’t worry, OMA Chicken Bone Broth itu travel-friendly! Ini dia tips praktis bawa bone broth aman ke luar negeri yang sering dilakukan para Pejuang Garis Dua:
- Freeze It: Bekukan jar OMA di freezer sampai benar-benar keras (seperti batu es).
- Pack It: Bungkus tebal dengan bubble wrap, masukkan ke dalam cooler bag atau styrofoam box, lalu letakkan di tengah koper bagasi (checked baggage).
- Store It: Sesampainya di hotel atau apartemen tujuan, langsung pindahkan ke kulkas.
Dengan cara ini, asupan nutrisi “rumahan” tetap terjaga meskipun Bunda jauh dari rumah. Praktis tinggal dihangatkan buat sarapan atau comfort food malam hari setelah lelah seharian di klinik.
Setiap effort dari Bunda sangat berharga. Biarkan kami menemani Bunda menyiapkan tubuh yang kuat dan “rumah” yang hangat untuk menyambut kehadiran si kecil nanti.
Siap lengkapi nutrisi persiapan IVF Bunda? Ayo pesan paket persiapan IVF OMA via WhatsApp.

